Tes Pengukuran

Kriteria Tes

Sehubungan dengan penilaian  hasil belajar siswa,  maka tujuan-tujuan pengajaran harus dijadikan sebagai acuan dalam merencanakan dan  melaksanakan kegiatan pengu-kuran dan penilaian. Termasuk di dalamnya dalam menyusun bahan penilaian, memilih dan menentukan berbagai alat pengukur dan instrumen yang akan digunakan untuk mengumpul-kan data. Untuk mengukur (mengumpulkan data) hasil belajar siswa dalam pendidikan jasmani diperlukan berbagai macam teknik pengukuran dan instrumen tes yang memenuhi kriteria instrumen penilaian yang baik. Teknik pengumpulan data yang dapat digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa antara lain teknik tes dan teknik nontes. Teknik tes dapat berupa berbagai macam instrumen tes keterampilan olahraga dan instrumen tes pengetahuan. Sedangkan teknik nontes (teknik pengumpuldata bukan tes) yang dapat di-gunakan antara lain instrumen angket (questioner), pengamatan (observation), wawancara (interview), skala penilaian (rating  scale), daftar cek (ceck list), anekdota, sosiometri, studi  kasus dan  catatan kumulatif (cumulative record).

Semua tes dan instrumen yang digunakan tersebut hendaknya memenuhi  kriteria  sebagai  tes atau  instrumen  yang  baik. Kriteria tes dan instrumen yang baik pada umumnya harus memenuhi tingkat kesahihan (validitas), keterandalan  (reliabilitas), dan obyektifitas. (Kirkendal, Gruber dan Johnson: 1980). Kriteria yang lain adalah ekonomis, praktis, adanya  norma penilaian, petunjuk pelaksanaan dan cara  menyekor adalah kriteria yang harus dipenuhi berikutnya. Pemilihan tes dan instrumen yang digunakan untuk mengumpul-kan  data  tentang hasil belajar siswa harus disesuaikan dengan tujuan penilaian dan tujuan pengajaran yang telah ditetapkan. Tersedianya fasilitas dan alat-alat olahraga, baik jenis, spesifikasi maupun jumlahnya sangat mendukung keberhasilan pelaksanaan kegiatan  belajar mengajar dan penilaian pendidikan jasmani. Ada kemungkinan di sekolah tertentu belum terpenuhinya kebutuhan minimal tentang variabel latar belakang pendidikan, pengetahuan maupun  pengalaman guru,  kegiatan belajar mengajar,  fasilitas dan alat-alat olahraga serta sumber  belajar lainnya. Masalahnya, bagaimanakah pelaksanaan penilaian pencapaian hasil belajar siswa  dalam pendidikan jasmani di sekolah tersebut? Jawaban sementara, kondisi sekolah dalam variabel-variabel tersebut yang memungkinkan terjadi-nya banyak variasi cara melaksanakan penilaian hasil belajar siswa dalam pendidikan jasmani  yang  dilakukan oleh  guru  di  sekolah-sekolah (Budiwanto: 2001).

Tentang mohammadzainuri

sport,,,sport...sport...
Pos ini dipublikasikan di portofolio. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s