Implikasi untuk Agenda Profesional Baru

Implikasi untuk Agenda Profesional Baru
Perbedaan umum antara definisi teknologi pembelajaran tahun 1977 dengan definisi tahun 1994 ialah:
• perubahan nama bidang studi
• perubahan orientasi primer kegiatannya, dan
• perubahan dalam ranah
Di sinilah kunci sumber pengaruh pada arah pertumbuhan dan perkembangan bidang studi. Perubahan dalam nama di satu sisi merupakan perubahan yang tampak paling jelas tetapi di sisi lain tidak terlalu penting. Nama yang baru menekankan perubahan utama dalam arena praktek dalam periode tujuh belas tahun antara kedua definisi. Pada dasawarsa 1970-an, perhatian sekolah dan pendidikan anak masih mendominasi bidang studi. Dewasa ini lebih banyak lingkungan dicakup sebagai lapangan profesional kita. Hal ini mengarahkan pada peneliti dan praktisi untuk memperhatikan pebelajar dari semua usia, dengan keragaman isi dan dengan kendala yang ada dalam lingkungan organisasi. Variasi oplikasi prinsip dan praktek umum bidang studi menghendaki teori dan penelitian baru. Kebutuhan itu cenderung berlanjut selama beberapa waktu.
Kunci perbedaan kedua terletak pada orientasi primer, pada definisi 1977 bidang studi dinyatakan sebagai proses. Bidang studi memfokuskan pada pemecahan masalah dan meskipun lebih berdasarkan teoretis, definisi itu pada kenyataannya berorientasi praktis. Sebaliknya, definisi 1994 berorientasi pada teori dan praktek. Bidang studi disajikan lebih sebagai wilayah pengetahuan dan kajian yang dapat diaplikasikan dalam situasi praktis. Arah itu memberikan perkembangan menjadi disiplin penuh menurut pengertiannya sendiri. Perubahan ini mengimplikasikan perlunya penelitian dan teori yang unik dan menurunnya ketergantungan pada produk teori dan penelitian bidang studi lain.
Tetapi perubahan yang paling menonjol berhubungan dengan konfigurasi ranah dan penjabaran komponen ranah. Dalam definisi 1977 ada tiga ranah, managemen pembelajaran, pengembangan pembelajaran, ‘dan sistern pembelajaran. Dewasa ini terdapat lima ranah yang masing¬masing memiliki empat komponen.
Setiap ranah dalam definisi tahun 1994 memerlukan dasar penelitian dan teori tersendiri daripada menggantungkan pada pengetahuan bidang studi lain. Dasar penelitian ranah itu tidak menentu. Terdapat wilayah kajian yang jarang berkembang dan kaijan lain sangat sangat berkembang. Ranah yang tidak berkembang dan komponen-komponen ranahnya memiliki implikasi besar pada perlunya agenda penelitian dan praktek baru dalam bidang studi teknologi pembelajaran.

Tentang mohammadzainuri

sport,,,sport...sport...
Pos ini dipublikasikan di portofolio. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s