Teknik Cratty

Salah satu teknik peredaan kepekaan terhadap ketegangan yang diperkenalkan oleh Cratty (1973) adalah sebagai berikut.
Kita terlebih dahulu membuat suatu daftar dari orang-orang, barang-barang, dan/atau situasi-situasi yang menyebabkan atlit merasa bimbang, takut, cemas. Daftar tersebut disusun menurut urutan dari yang paling ditakuti sampai dengan hal-hal yang paling kurang ditakuti atlit. Suatu contoh hirarki anxiety tersebut adalah sebagai berikut:
Anxiety Tinggi : 1.Permulaan pertandingan yang menentukan.
2.Munculnya saingan utama
3.Beban/sasaran yang ditentukan oleh KONI
4.Sasaran yang ditentukan oleh pelatih
Anxiety Moderat 5.Munculnya lawan di lapangan
6.Memasuki lapangan yang asing
7.Melihat lawan warming up
8.Hadirnya penonton asing
9.Hadirnya orang tuanya
Anxiety Rendah 10.Tes-tes uji coba
11.Latihan daya tahan
Dengan teknik ini, pertama-tama kita hadapkan atlit kepada situasi yang membangkitkan anxiety yang paling rendah padanya dan menyuruhnya (memberikan kesempatan kepadanya) untuk membiasakan diri terhadap situasi demikian. Contoh pelaksanaannya sebagai berikut: kepadanya lebih sering diberikan latihan-latihan fisik/daya tahan. Kemudian setelah dia terbiasa dan tidak terlalu takut lagi terhadap latihan-latihan yang menuntut daya tahan, kita libatkan dia dalam situasi yang agak berat. Dalam hal atlit kita diatas, kita mencoba untuk menyembuhkan takutnya akan tes-tes uji coba dengan cara, banyak memberikan tes trials kepadanya. Setelah berulang kali mengalami tes trials diharapkan bahwa atlit sudah tidak terlalu takut setiap menghadapi test trials. Setelah itu kita naik setingkat lagi, yaitu menciptakan situasi dimana orang tuanya secara periodik dan berencana hadir melihat anaknya berlatih atau bertanding. Dengan demikian maka makin lama situasinya makin dipergawat sampai dia sanggup mengatasi situasi yang paling banyak membangkitkan anxiety.

Tentang mohammadzainuri

sport,,,sport...sport...
Pos ini dipublikasikan di olahraga. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s