Validitas Isi

Penggunaan tes atau alat ukur dalam proses belajar mengajar biasanya untuk menaksir pencapaian hasil belajar siswa tentang kemampuan pengetahuan atau ke-terampilan siswa. Yang paling baik, keseluruhan isi topik atau materi bahasan dituangkan ke dalam tes tersebut. Pada umumnya cara menaksir pencapaian hasil belajar siswa adalah mengambil sampel dari keseluruhan isi topik atau materi bahasan. Dengan kata lain, hasil yang diperoleh berdasarkan sampel tersebut harus mencerminkan keseluruhan isi yang dikehendaki, sehingga sampel harus valid. Prosedur tersebut diawali dengan menyusun suatu kerangka atau kisi-kisi topik atau materi bahasan. Berdasarkan kisi-kisi tersebut dikembangkan butir-butir materi tes. Selanjutnya secara acak diambil sampel butir-butir tes dalam jumlah yang sesuai dengan bobot katagori setiap topik dari keseluruhan isi (Kirkendal, Gruber dan Johnson: 1980).
Pada dasarnya validitas isi diperoleh berdasarkan pertimbangan subyektif, secara teliti dan kritis terhadap butir-butir tes yang secara logis dapat mewakili keseluruhan isi tes yang dikehendaki dan diperkirakan sesuai dengan tujuan pengukuran. Maka suatu alat ukur atau tes harus memiliki validitas logis. Selain itu, pertimbangan isi dan tujuan yang akan diukur, suatu tes harus mencerminkan dan sesuai dengan materi pengajaran dan tujuan pengajaran yang dinyatakan dalam pedoman kurikulum atau silabus. Dengan demikian suatu alat ukur atau tes harus memenuhi validitas kurikulum.
Dalam menyusun tes keterampilan olahraga dalam pendidikan jasmani, validitas isi diperoleh melalui analisis keterampilan-keterampilan yang akan di ukur dan dijadikan butir tes. Butir tes tunggal atau tes berangkai keterampilan olahraga dalam pendidikan jasmani biasanya digunakan untuk menentukan keterampilan umum dalam suatu cabang olahraga. Untuk menentukan butir-butir tes keterampilan olahraga yang akan diukur harus dilakukan secara cermat, teliti, dan kritis dengan berdasar pada pertimbangan-pertimbangan yang logis. Selain itu, tes keterampilan olahraga tersebut harus sesuai dengan materi dan tujuan pendidikan yang dinyatakan dalam pedoman kurikulum pendidikan jasmani.

Tentang mohammadzainuri

sport,,,sport...sport...
Pos ini dipublikasikan di kuliah. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s